[Oneshot] Commitment & Expectation

expectations31

Aku benci banyak hal.

Di antara semua hal yang melingkar di dalam kehidupanku, aku benci sekali akan banyak hal.

Ular.

Panas.

Ruang tidak berjendela.

Dan komitmen.

Jangan tertawa, aku memang sangat membenci komitmen. 

Apa kalian pernah berpikir ketika kalian berkomitmen pada seseorang, pada sebuah hubungan, secara tidak langsung kalian menggantungkan harapan pada seseorang tersebut? Pada hubungan tersebut?

“Too much expectation leads to too much pain.”

Dr. Yoon, salah seorang dosen mata kuliah Human Behaviour pernah mengatakan hal tersebut di depan kelas, di depan dua puluh enam anak yang menahan kantuk di dalam ruangan bersuhu delapan belas derajat, pukul dua siang. Hanya aku yang menyimak setiap perkataannya, dan aku masih sangat mengingatnya saat ini.

Bukannya aku seorang asexual. Sama sekali tidak. Aku tertarik untuk berhubungan dengan seseorang yang berlawanan jenis denganku, hitung saja berapa laki-laki yang sudah menyandang gelar sebagai mantan kekasihku.

Ibu bilang aku skeptis.

Ya, aku bisa akui poin tersebut.

Aku melihat sebuah komitmen kepada hubungan secara skeptis. Bukan, aku bukan seorang anak dari keluarga broken home. Ayah dan Ibuku sudah menikah tiga puluh tahun lamanya, dan tidak pernah bertengkar hebat lalu menyebabkanku skeptis seperti ini.

Bukan juga trauma akan masa lalu, ha, terakhir kali aku diselingkuhi saat bangku sekolah menengah. Geez, siapa nama mantan kekasihku saat itu saja, aku sudah lupa. Boro-boro mau trauma akan hal tersebut.

Aku hanya melihat, dan merasa bahwa aku bukan individu yang cocok untuk berkomitmen pada seorang pria, pada sebuah hubungan.

Kembali pada apa yang dr. Yoon katakan di salah satu sesi kuliahnya, ekspetasi yang terlalu tinggi akan menuju pada rasa sakit yang lebih dalam.

Ketika kita berada di sebuah hubungan, dan berkomitmen pada seseorang, apa yang kita bayangkan dari hubungan tersebut? Mungkin gambarannya sama seperti imaji yang terlintas di benak para mempelai yang merayakan pernikahan mereka besar-besaran, menganggap bahwa pernikahan adalah akhir yang indah untuk cerita hidup mereka.

Jatuh cinta, bercinta, membangun sebuah keluarga berlandaskan cinta, lalu hidup bahagia selama-lamanya atas nama cinta.

Tapi sudah aku bilang, kan, aku melihat semua itu secara skeptis.

Kita, tanpa sadar, menaruh ekspetasi yang sangat sangat tinggi pada hubungan tersebut, tepat saat kita memulai untuk berkomitmen.

Ekspetasi bahwa pasangan kita tidak akan berselingkuh.

Ekspetasi bahwa pasangan kita tidak akan pergi ke pelukan orang lain.

Ekspetasi bahwa pasangan kita akan selalu berada di samping kita, sekencang apapun badai menerpa hubungan kita.

Mungkin, bisa saja kita mengatakan, “let it flow. Jalani saja dulu.”

Bullshit. Kita semua punya ekspetasi terhadap sesuatu. Tanpa sadar, kita menggantungkan harapan kepada pasangan kita, pada hubungan kita. Our happiness depends on them. 

Lalu, jika ternyata realita berbalik dengan imaji kita? Harus bagaimana? Ketika pasangan tidak setia, tidak seperti yang diharapkan. Harus bagaimana?

Dan, orang seperti aku, tidak bisa menerima kekecewaan begitu dalam. Aku tidak suka ketika ekspetasi menertawanku karena realita bermain-main denganku. Aku tidak suka berharap. Aku tidak suka berekspetasi. Aku tidak suka menggantungkan harapanku pada orang lain.

Itulah alasan mengapa aku mengatakan ‘tidak’ saat Kim Jonghyun melamarku.

Picture above is taken from google, anyway.

Ya ampun ini apaan deh (T__T) nggak tau deh cuma secarik oneshot yang nggak jelas dan nggak penting. 

How’s life, readers? I wish a long-time happiness for you all!🙂

2 thoughts on “[Oneshot] Commitment & Expectation

  1. woawoawoa Kak Anisa long time no see! i’m back setelah lama aku udah ga baca ff kakak lagi xD
    ini macam oneshot curahan hati orang yang tak mau dikecewakan karena trauma sama orang tuanya.. aku suka cara penulisan kakak. menghayati banget. good job kakak ‘-‘)b

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s