HANA [PART 1/?]

Author: Nisaiueo/Aeeen

Casts: HANA Girls and others

Rate: G

Genre: Friendship -for this one

Category: Continue/On-going

Disclaimer: Just own the story~

a/n: Maaf banget telat, soalnya modem belum diisi plus segudang tugas sekolah yang nyibukin ._. So, here it is, HANA part 1 pra-debut, maaf banget pendek nanti lain kali rada panjang deh, lol, oh ya, part ini lebih banyak Shinhyo soalnya setiap part nanti ada yang author fokusin, jadi kayak part satu fokus ke Shinhyo, nanti part dua fokus ke siapa~ pokoknya suka-suka author ^^ /digebuk. Tambahan! Karakter Kimrii itu lebih ke galak ya, bukan pendiam beda sama Shinhyo yang dingin^^ Plus! HANA DEBUT 13 MEI 2011 BUKAN AGUSTUS 2010!

NO BASHING, NO PLAGIARISM, AND NO SILENT READER!!!!!!

***

19 Januari 2011 –SME Building

“Cho Kimrii, Choi Youngra, Jung Sooae, Choi Ririn, Park Jirin, dan Hwang Shinhyo.”

Kim Youngmin yang tengah menyeruput teh-nya kemudian tersedak, “apa? Sajangnim? Maaf… tapi apakah anda yakin?”

Lee Sooman terkekeh, dan memandang pemandangan Seoul yang terlihat dari ruang kerjanya, “kenapa? Karena Hwang Shinhyo pernah ribut dengan Park Jirin di lobi depan? Atau karena Choi Youngra yang jarang bicara, sangat berlawanan dengan Jung Sooae? Karena sifat mereka?”

Kim Youngmin menelan ludahnya, “sajangnim, mereka sangat berbeda. Akan sulit menyatukan mereka, apalagi mereka bukan dance girl band, mereka instrument girl band, harus bisa bersinkronisasi dengan baik.”

Lee Sooman duduk di kursi-nya dan memnum teh-nya, “aku mendirikan Super Junior, menyatukan tiga belas.. ya, tiga belas orang dengan karakter berbeda. Apa Super Junior sukses?”

Kim Youngmin mengangguk, walau ia kini lebih mengembangkan SNSD, tapi tak dapat dipungkiri, Super Junior masih sangat memegang tahta kpop.

***

Keesokan harinya –SME Building

“Five, four, three, two one!” seorang instruktur dance duduk di pojokan dan mengambil kertas nilainya. Matanya menilai sepuluh gadis yang kini menari sesuai irama di depannya.

“Fokus, Kim Hyena!” teriak sang instruktur melihat salah satu trainee yang melakukan kesalahan, lalu sang isntruktur berteriak lagi, “Hwang Shinhyo! Ikuti iramanya dengan benar!”

Hwang Shinhyo –gadis berbaju cokelat dan celana pendek selutut mengerucutkan bibirnya dan mencoba menari dengan baik.

“Break!” Sang instruktur dance mematikan musik, “cukup dance lesson kita kali ini. Sampai jumpa minggu depan.”

Shinhyo melemaskan tubuhnya dan duduk di pojokan ruang latihan. Gadis berambut hitam sebahu itu meneguk air mineral dan mengelap keringat di lehernya.

“Hhhh, aku muak,” gumamnya pada diri sendiri. Matanya lalu memandangi teman-teman trainee-nya yang satu persatu keluar ruangan.

“Aku duluan ya, Shinhyo-ya,” Kim Hyena, salah seorang trainee yang cukup dekat dengan Shinhyo menepuk bahu Shinhyo.

“Ah, ye, Hyena-ya,” Shinhyo mengangguk tanpa tersenyum sedikitpun membuat Hyena sedikit bergidik ngeri. Gadis berambut pendek itu keluar ruangan, meninggalkan Shinhyo yang mengeluarkan PSP-nya.

“Bosan~ coba masih ada Sulli,” Shinhyo meniup poninya bosan dan menekan tombol-tombol PSP di atas PSP hitamnya.

“Hwang Shinhyo?” seorang gadis berambut panjang hitam melongokkan kepalanya ke dalam ruang latihan Shinhyo, “kau Hwang Shinhyo kan?”

Shinhyo mengangguk tanpa menoleh, “ye, Shinhyo imnida. Ada apa?”

“Kau dipanggil Kim Youngmin sajangnim ke ruangannya.”

Shinhyo mendongak setelah mem-pause game-nya, “mworagoya? Youngmin sajangnim?”

***

Di waktu yang sama –ruangan Kim Youngmin di SME Building

“Annyeong hamsinikka,” Shinhyo membungkuk pada tujuh orang di ruangan Kim Youngmin –direktur SM Entertainment.

“Hwang Shinhyo, silahkan masuk.”

Shinhyo mengangguk dan berdiri di samping seorang gadis berambut ikal.

“Tch, kau,” seorang gadis yang paling pendek di antara enam gadis yang tengah berdiri di depan Kim Youngmin berdesis. Shinhyo menyipitkan matanya.

“Kau…,” Shinhyo mendengus sebal, mengingat perseteruan ia dan gadis yang kalau tak ingat bernama Park Jirin ini.

“Aku tidak ingin melihat kalian bertengkar di sini,” tegur Kim Youngmin, “aku akan memberitahukan pada kalian hal penting, hal yang menjadi tujuan utama kalian bergabung di SM Entertainment.”

Enam gadis itu mendadak kaku.

“Kalian, berenam, akan debut  sebagai girl group tahun 2011, bulan Mei,” ucap Kim Youngmin calm, “girl group yang kalian akan bentuk adalah girl group instrument.”

“Apa?!” tanya enam gadis itu kompak. Wajah mereka tampak kurang suka. Pupuslah sudah impian untuk menjadi girl group dance seperti SNSD atau KARA!

“Girl group instrument?” tanya Jirin protes.

“Ya, girl group instrument. Kalian akan memegang alat musik –seperti TRAX, CN Blue, dan FT Island. Kita akan membuat gebrakan baru di dunia hallyu. Perhatian pasti akan tertuju pada kalian, walau bagaimanapun kalian adalah binaan SM,” jelas Youngmin panjang lebar.

“Shirheo!” ujar Shinhyo kesal, “aku trainee selama tujuh tahun! Berusaha mempelajari dance dan gerakan sulit selama itu, dan akhirnya aku debut sebagai girl group instrument? Apa kau bercanda?”

“Ne!” Jirin ikut angkat bicara, “aku juga tidak mau!”

Kim Youngmin mengangkat bahunya singkat, “kalau kalian tidak mau, aku dan Sooman sajangnim bisa mencari trainee lain untuk debut.  Aku tidak bisa menjanjikan kapan kalian debut.”

Shinhyo terdiam. Pikirannya berkecamuk, ia galau seketika. Di satu sisi, ia sangat ingin debut, melihat tiga sahabatnya, Heechul oppa, Jessica onni, dan Sulli sudah debut, tentu saja kesempatan debut adalah mimpinya selama ini. Di lain sisi, ia tidak mau debut sebagai girl group instrument –walau harus Shinhyo akui, kelihaiannya bermain gitar jauh lebih baik daripada gerakan tari-nya.

“Kalian adalah enam gadis terpilih olehku dan dengan persetujuan Youngmin-ssi,” seorang pria paruh baya berpakaian formal masuk ke ruangan Kim Youngmin.

“Sajangnim,” Kim Youngmin segera membungkuk pada atasannya, diikuti enam gadis itu. Lee Sooman –pemilik SM Entertainment duduk di sofa dengan angkuh, “Cho Kimrii, kau nge-rap dengan baik, permainan gitarmu bahkan tidak buruk. Bukan kesalahan aku menrekrutmu untuk girl group baru ini.”

Cho Kimrii, gadis berambut hitam panjang yang tampak dingin mendongak, “ne, sajangnim? Aku?”

Lee Sooman mengangguk, “kau, akan menjadi leader di girl group ini.”

“Ne, sajangnim,” Kimrii mengangguk. Yang penting ia bisa debut!

“Choi Youngra,” Lee Sooman kini mengarahkan pandangannya pada gadis di sebelah Kimrii yang tampak terdiam, “kau adalah lulusan SM Academy terbaik 2008, dan aku sudah melihat laporanmu, kau sangat berbakat dalam bermain drum. Tak ada keraguan saat aku memilihmu.”

Youngra mengangguk dan membungkuk tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun.

“Jung Sooae,” Lee Sooman mengarahkan pandangannya pada gadis di sebelah Youngra, “suaramu powerful, sungguh sayang kau debut di sebuah dance group karena jika menari, volume suaramu akan mengurang drastis. Lagipula, kau tak buruk dalah permainan basis, itulah kenapa kupilih kau untuk menjadi vocalist utama dan bassist di girl group ini.”

“Ne, kamsahamnida sajangnim,” Sooae bersikeras menahan mulutnya untuk tidak bicara banyak-banyak di depan presiden direktur SME ini. Padahal jelas, ia tidak mau debut di girl group instrument seperti ini =_=

“Choi Ririn, tadinya aku akan mendebutkanmu sebagai violinist solo,” kata Lee Sooman, “namun kuubah pikiranku. Kau akan debut bersama mereka.”

Ririn membungkuk, “ne, sajangnim. Kamsahamnida.”

Lee Sooman lalu memandang dua gadis sisanya yang tampak terlihat kesal, “Park Jirin, Hwang Shinhyo, aku tahu kalian sangat berlatih keras untuk menari. Tapi bakat alami kalian terlalu sayang untuk dilewatkan. Park Jirin, permainan piano-mu sangat bagus, Hwang Shinhyo, permainan gitarmu jauh lebih bagus daripada menari.”

Lee Sooman lantas bangkit, “tak ada protes atau memohon debut sebagai dance group. Dance group terlalu banyak, aku saja muak melihatnya.” Lalu ia menatap bawahannya, Kim Youngmin tajam, “mereka debut sebagai girl group instrument, atau tidak debut sama sekali.”

Kim Youngmin dan enam gadis di ruangan itu menelan ludah. Tidak debut sama sekali? Apa Lee Sooman bercanda?!

Lee Sooman lalu melangkahkan kakinya keluar dari ruangan Kim Youngmin sambil tersenyum puas. Baru kali ini ada anak didiknya yang tidak senang untuk debut.

Kim Youngmin menatap enam gadis di depannya satu persatu, “kalian akan menerima lirik lagu debut kalian minggu depan, berserta konsepnya. Yang kalian lakukan mulai saat ini adalah, mendekatkan diri,” pandangannya tertuju pada Jirin dan Shinhyo, “terutama kalian. Aku tidak mau netizens kelak mencium ketidakharmonisan kalian,” pandangannya kembali pada empat gadis selain Jirin dan Shinhyo, “mulai besok, kalian akan memperdalam bidang kalian masing-masing. Kimrii, perdalam permainan gitarmu, dan belajar rap dengan baik. Youngra, perdalami ilmu bermain drum. Sooae, belajar bass lebih baik lagi, dan jaga volume suaramu agar tidak jatuh. Ririn, terus asah kemampuan biola-mu. Jirin dan Shinhyo, perdalami piano –untuk kau, Jinri, dan Shinhyo, dalami permainan gitar.”

Kim Youngmin lalu tersenyum dingin, “kalian akan debut di bawah girl group bernama HANA.”

***

21 Januari 2011 –SME Building (Lee Sooman’s room)

“Sajangnim, kita butuh satu koordinator schedule untuk HANA,” lapor Kim Youngmin. Lee Sooman mendongak sambil menyeruput tehnya. Tatapannya menyiratkan satu pemahaman di pikiran Youngmin.

Paboneun, untuk apa kau melaporkan hal sepele seperti ini?

Lee Sooman lalu bertanya, “dan kau masih butuh jawabanku untu hal ini? Kau adalah direktur SM sekarang, tentukan semuanya sendiri.”

Kim Youngmin membungkuk, “arasseumnida, sajangnim.”

Pria berumur 40tahunan itu keluar ruangan Lee Sooman dan menghela nafasnya berat. Tiba-tiba saja ia teringat seseorang.

“Lee JinAh..,” gumamnya.

***

Keesokan Harinya –Apgujeong, Seoul

Seorang gadis berambut kecoklatan tengah membereskan buku-buku dan menempatkannya di rak.

Teng! Bel di atas pintu perpustakaan itu berbunyi, tanda seseorang masuk.

“Selamat datang!” sapa gadis itu masih membereskan tumpukan buku. Gadis itu merapikan rambutnya dan segera menghampiri tamu.

“Annyeong haseyo,” gadis itu membungkuk. Begitu ia mendongak, sungguh kaget melihat siapa yang didapatinya di depannya kini, “Kim Youngmin sajangnim?”

26 thoughts on “HANA [PART 1/?]

  1. Kyaa, akhirnyua di post jugwaaa xDDD #jingkrak2Geje
    yay, akhirnya(?) aku punya peran galak! #nari2gj
    wawaw, aku stuju pas kata2 ‘yang penting ia bisa debut!’
    dan, akhirnya ada ff yg mencantumkan(?) nama Korea saya x’D
    hmm, pendek nih! Tapi part selanjutnya panjang, ya!
    Aku suka idenyuaaaaa #muaaah
    lanjut, ya! Sekali lagi, kamshahamnida! :*

  2. woaaaa udah lama aku nunggu2 part 1nya,akhirnya udah muncul kekekeke ^^ aku gk akur ama Jirin ya?kekekeke,btw nice ff thor b^^d kira2 part2nya kapan muncul thor?

  3. NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://entrydatagroup.blogspot.com/

  4. akhirnya….keluar juga ini ff ^^ tapi kok pendek??
    aku gak akur ya sama Shinhyo… >,<
    kayaknya disini aku rada2 jutek ya…??? hahaha
    oenni aku tunggu ya part 2nya….jangan lama2 ya…hehehe ^^

  5. Akhirnya keluar juga nih ff! Part 2 nya nanti fokus ke siapa ya? tapi kasian juga ya member HANA, masa usah di trainee dance sama nyanyi tp akhirnya maalah jadi instrumen?
    BTW bagus unn, lanjut ya!

  6. Unn, aku boleh gk nyuri ide mu? tp yg aku curi bukan ceritanya, tp cara menemukan cast dengan pen-daftaran. Ak pikir itu cara yg cukup bagus, jadi aku di blogku mau bikin cerita tentang sekolah tapi castnya adalah para reader sendiri.. gpp kan unn?

  7. Pingback: HANA [PART 2/?] « S H I K S H I N ♛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s