Welcome to Fanfiction Eater! ^^

WELCOME TO FANFICTION EATER!

Halo semuanya! :)

hvv

photo cr to hellovenux/tumblr

Sebagai perkenalan dulu ya: Annyong haseyo, Annisa imnida ^^ [tentang aku lebih lanjut, cek di sini]

Site FF ini aku ngepost:

  • Fanfictions buatanku yang sebenarnya tidak layak publish .__. dan terlalu banyak character Han Neulmi di sana sini, lol~
  • Repost fanfic author lain [disertai izin author yang bersangkutan ^^]

RULES di sini, sama umumnya kayak site FF lain, sebenernya sih yang pengen author tekenin sih:

NO SILENT READERS karena asli rugi banget jadi siders! Karena author FF kebanyakan nggak dibayar pake uang, karena comment cukup buat kita seneng :) dan kalau comment..

NO BASHING! Kalian bisa liat cast-cast-nya lewat tags, atau lewat FF itu sendiri. Daripada kamu bashing, mending nggak usah baca. And last but not least, prinsip yang diutamakan semua site FF..

NO PLAGIARISM!

Sekian bacotan saya, semoga kalian enjoy di sini. Site ini masih perlu banyak renovasi, jadi mohon kerjasamanya :)

++ untuk password ff Neulminho, bisa ask via twitter: @annisaandn~ pastiin twitter kamu nggak diprotect karena kalo diprotect, tweet kamu nggak akan masuk ke replies saya.

Thank youu <3 *bow deeply*

Rewind [Prolog]

Rewind

Jung Soojung | Kim Jongin | Kang Jiyoung | Oh Sehun

Karena semua orang sudah bilang, kalau tidak ada pertemanan terdiri dari lawan jenis yang sejatinya tidak memiliki perasaan lebih.

///

Prolog

Seorang wanita muda duduk di depan laptopnya yang menyala. Sederet kata —hanya satu paragraf permulaan berbentuk prolog— berbaris apik tertampil di permukaan layar empat belas incinya. Kacamata minus dengan bingkai hitam sudah sedikit merosot dari hidung mancungnya. Dahinya yang cukup lebar mengerut, sedemikian rupanya dengan sepasang bibir merah mudanya. Continue reading

The Red Shoes

The Red Shoes

Kim Myungsoo, and Han Neulmi.

Aku, dirimu, dan sepasang sepatu merah.

Not in a correlation with IU’s new song: The Red Shoes. Just using the title. Plot is purely mine. So is Myungsoo.

© – Nisaiueo / 2013

///

Dari sudut pandangku, Kim Myungsoo

Saat itu, aku tengah menikmati tahun terakhirku di sekolah menengah atas. Aku, bersama teman-temanku, Kim Sunggyu, Jang Dongwoo, Nam Woohyun, Lee Seongyeol, Lee Howon, dan Lee Sungjong, sedang duduk di atas bench di bawah pohon rindang di belakang sekolah, menikmati waktu istirahat siang.

“Mungkin milik Kim seonsaengnim.” Komentar sepele itu keluar dari bibir Woohyun, yang langsung ditandas oleh Sunggyu.

“Mana mungkin! Kau tahu kaki Kim seonsaengnim sebesar apa. Ini sih ukurannya kecil begini!” Continue reading

Imprint

Casts: Kim Myungsoo, Han Neulmi, a slight of Nam Woohyun || Genre: Romance, AU ­­|| Rate: || Disclaimer: Plot is owned by Nisaiueo. Plagiarism is strictly unallowed.

This fanfiction is for the competition held by INFINITE7SOUL, and also for Myungsoo stans out there.

There are some words that taken from Stephenie Meyer’s Breaking Dawn book. 

Sorry if there are grammar error(s). I wish you enjoy reading this fiction as I enjoy writing it. I hope I can win the competition. *grins*.

 © – Nisaiueo / 2013

///

People said “fall in love at the first sight.” I never believed that words, back then. Falling in love is not like seeing someone and then you fall for her from head to toe. It’s nonsense, except you’re a type that like to date someone just because of her look. Liking someone at the first sight does make sense, but falling in love? It’s impossible.

Before the day I met her. Continue reading

Fallin in Winter [1/?]

tumblr_me2vogTVQR1qfg7plo1_1280_large

 

 

Fallin in Winter [1]

 

Casts: Lee Neulmi, L || Genre: Romance, Life, AU ­­|| Rate: PG — 13 || Category: Chaptered || Disclaimer: Plot is owned by Nisaiueo. Plagiarism is strictly unallowed.

 © – Nisaiueo / 2013

///

 

14 Desember 2012

 

Butiran salju tak hentinya turun di seluruh negara berempat musim kecuali negara bagian selatan, seperti Australia dan teman-teman di sekitarnya —tak terkecuali Korea Selatan yang tengah dibanjiri salju. Butiran-butiran tersebut menumpuk, bahkan menggunung, memenuhi sisi jalan dan tak henti membuat para petugas kebersihan kota mengumpat. Terpaksa, beberapa para peserta wajib militer harus ikut membantu membersihkan jalanan kota Seoul dari salju agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

 

Tapi tidak semuanya membenci salju.

 

Lee Neulmi, salah satunya. Continue reading

Amor Curse [2/?]

amor-curse

Casts: Choi Minho (SHINee), Han Neulmi (OC), Lee Jonghyun (CN Blue), Kwon Yuri (SNSD), and others | Genre: Romance, AU | Rate: PG-15 | Length: Chapters 

Disclaimer: I do own the words, Neulmi, and Minho. Inspired by Karla .M. Nashar’sLove, Hocus, Pocus. Poster is made by superdaebakdreamer. Plagiarism is strictly unallowed.

Amor Curse

© – Nisaiueo / 2013

- Part 2 -

2 minggu kemudian

Sunbae, ini taruh di mana?”

 

Neulmi sedang sibuk mencoret-coret kertas inventaris yang dijepit di papan jalannya begitu seorang adik kelas memanggilnya sambil mengangkat sebuah pot bunga yang berat dengan raut kelelahan. Berharap sang kakak kelas segera menjawab pertanyaannya sebelum tangannya dilanda keram berkepanjangan.

 

“Ah! Taruh di sana saja, Sungjong! Di dekat panggung utama!” jawab Neulmi sambil menjulurkan lehernya, “ya terus.. terus… Stop!” Neulmi mengangkat tangannya, “berhenti di sana!” Continue reading

Kafein [1/?]

© – Nisaiueo / 2013

Dari sudut pandangku, Choi Minho.

Pertama kali aku melihatnya, di penghujung musim gugur.

Saat itu, aku tengah berkencan dengan buku sketsaku —seperti biasa, mencoba menggali ide untuk berkerja, kali ini desain sebuah rumah bergaya mediteran pesanan klien yang entah mengapa agak sulit diwujudkan dalam bentuk blueprint— dan ia baru saja masuk ke kedai kopi yang ramai ini.

Lonceng kecil yang dikaitkan dengan pintu masuk kedai, berdentang pelan. Beberapa  pelayan meneriakkan kata ‘Selamat Datang’ dengan sekenanya sedangkan tangan mereka tengah bersikukuh di balik konter, membuatkan pesanan-pesanan para pengunjung kedai kopi yang cukup ramai ini.

Aku sendiri ke sini karena aku menyukai frappuccino-nya. Mampu membuatku terjaga semalam suntuk walau aku harus merelakan beberapa won dari uangku setiap harinya. Frapuccino milik mereka seperti obat wajib untukku sebelum lembur meyelesaikan permintaan klien. Continue reading